Monday, October 7, 2013

Peluang Produk Organik dalam Potensi Pemasaran Global



Meningkatnya permintaan akan produk pangan organik, pemerintah harus menyiapkan regulasi yang melindungi produk tersebut. Pasalnya, dengan ketersediaan produk pangan organik yang tidak mampu mengejar permintaan, maka potensi penyelewengan menjadi besar. Misalnya, ada pihak tertentu yang mengoplos/ mencampur antara beras organik dengan non organik hanya untuk mengejar permintaan pasar. Produk organik akan tumbuh seiring dengan peningkatan permintaan. Harga sangat dipengaruhi keseimbangan permintaan dan penawaran serta inflasi. Adapun kompetisi juga akan meningkat untuk produk-produk organik eco-label. Nilai perdagangan produk organik AS tahun 2011 mencapai 30 miliar dollar AS. Diperkirakan sampai tahun 2015 pertumbuhan rata-rata pasar organik Amerika Utara sebesar 12 persen. (Sources: Aliansi Organik, data diolah F. Hero K. Purba). Peluang bisnis organik sangat terbuka luas dengan pangsa pasar yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan menjajikan potensi income. Untuk produk pangan organik olahan harus terdiri dari bahan-bahan pangan yang dibudidayakan dan diolah secara organik. Jika menggunakan bahan tambahan, maka bahan tambahan tersebut harus bahan yang diijinkan digunakan dalam pengolahan pangan organik. Jika ingridien asal produk pertanian organik tidak tersedia, atau dalam jumlah tidak mencukupi, bahan pangan non organik dapat digunakan dalam pangan olahan organik maksimal 5 % dari total berat atau volume, tidak termasuk air dan garam. Dalam artian bahwa standar hanya memperkenankan minimal 95% kandungan bahan pangan organik yang digunakan dalam pangan olahan organik, tidak termasuk air dan garam. Bahan pangan organik tersebut bukan merupakan campuran bahan pangan organik dan non organik yang sejenis.
Seperti Belgia sebagian besar produk-produk organik menanggung label Biogarantie Belgia. Label ini adalah label swasta yang sudah ada sejak lebih dari 25 tahun. Sebagai pribadi, itu hanya dapat digunakan setelah menerima sertifikat tambahan dan setelah pembayaran royalti. Label yang dimiliki oleh organisasi nirlaba Biogarantie vzw. Selama 2008, BioForum akan menjadi pemegang lisensi label. Adanya kesepakatan para Menteri Pertanian Uni Eropa mencapai mengenai aturan baru (Council Regulation (EC) No 834/2007) tentang produksi dan pelabelan organik pada tanggal 12 Juni 2007 di Brussel Belgia. Peraturan ini menggantikan Council Regulation (EEC) No 2092/91 dan akan berlaku mulai 1 Januari 2009. Aturan baru ini mengatur tujuan, prinsip dan aturan umum mengenai produksi organic termasuk juga mengenai aturan impor dan system pengawasannya. Selain itu, aturan ini mewajibkan pelabelan organik Uni Eropa bagi produk organik dipasarkan di Uni Eropa, namun produk tersebut dapat menyertakan label logo organik nasional atau swasta.
Keberlanjutan dari agribisnis organik, tidak dapat dipisahkan dengan dimensi ekonomi, selain dimensi lingkungan dan dimensi sosial.  Pertanian organik semakin mendapat perhatian dari sebagian besar masyarakat, baik di negara maju maupun negara berkembang, khususnya mereka yang sangat memperhatikan kualitas kesehatan, baik kesehatan manusia maupun lingkungan. Berdasarkan data peringkat negara dengan lahan pertanian organik yang paling luas adalah Australia dengan total luas 11, 3 juta ha disusul Argentina 3 juta ha dan Italia, 1,2 juta ha. Namun persentase tertinggi luas lahan pertanian organik dibandingkan dengan luas total lahan pertanian seluruhnya diduduki oleh Austria, Swiss dan negara-negara Skandinavia. Di Swiss sendiri lebih dari 10 persen lahan pertaniannya dikelola dengan sistem pertanian organik. Sebuah bisnis yang sukses selalu mencakup sebuah rencana bisnis yang baik. Sebuah perusahaan pertanian yang bergerak di bisnis organik kebutuhan untuk menghasilkan keuntungan yang akan bermanfaat bagi petani dengan keberlanjutan terhadap usaha pertanian organik tersebut. Dalam rangka untuk menilai jika tanaman atau produk baru, seperti organik, akan bekerja untuk bisnis, perlu untuk "menjalankan angka" dan flush rincian dengan mempersiapkan rencana suara. Proses pengembangan rencana bisnis memungkinkan pengusaha untuk menemukan risiko dan bahaya tersembunyi dalam sebuah ide baru dan menentukan profitabilitas gagasan itu. Selain itu, pemberi pinjaman dan penyandang dana mungkin memerlukan sebuah rencana bisnis sebelum pembiayaan operasi.(Sources: Berbagai sumber terkait, data diolah F. Hero K. Purba).

No comments: