Friday, June 12, 2015

Pengembangan Potensi Olahan Hasil Ternak Telur Asin Dalam Akses Pemasaran




Potensi produk utama ternak dalam olahan hasil ternak yakni daging, susu dan telur merupakan sumber bahan pangan yang bergizi tinggi dan dikonsumsi anggota rumah tangga. Potensi ternak berperan penting dalam program ketahanan pangan rumah tangga petani, terutama untuk petani ternak di pedesaan. Pengembangan Inovasi baru pengolahan telur asin aneka rasa akan menjadi sebuah peluang usaha baru. Usaha telur asin aneka rasa ini perlu dibuat, selain untuk menambah variasi baru, telur asin yang beraneka ragam ini juga untuk memenuhi asupan gizi, terutama bagi orang yang tidak menyukai telur dengan rasa asin. Telur asin yang ada di pasaran saat ini terkadang kadar keasinannya tidak tentu, sehingga kadang konsumen merasa enggan untuk membeli telur asin. Usaha produksi telur asin sangat menjanjikan karena peminatnya cukup besar. Produk telur asin masih bisa dikembangkan dalam berbagai rasa dan aroma, seperti rasa bawang, rasa coklat, dan rasa udang. Aneka rasa telur asin bisa menambah keanekaragaman makanan khas yang bisa diproduksi sesuai permintaan pasar

Telur yang dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia pada umumnya berasal dari unggas yang diternakkan. Jenis yang paling banyak dikonsumsi adalah telur ayam, itik (bebek), dan puyuh. Telur penyu, kalkun, angsa, merpati, dan telur unggas peliharaan lainnya belum maksimal dimanfaatkan karena produksinya sedikit.Pengembangan usaha Kelompok ternak telur asin didaerah Warak 06/08 Sumberadi Mlati, Sleman, DI Yogyakarta yang merupakan salah satu kelompok usaha ternak telur asin. Dalam proses tahap awal, produk ini dijual ke: kantin mahasiswa kampus, pasar, toko kelontong, toko-toko makanan dan oleh-oleh. Potensi pemasaran telur asin aneka rasa ini akan kita distribusikan diseluruh DI. Yogyakarta yang meliputi 5 Kabupaten, yaitu Yogyakarta, Kulon Progo, Sleman, Gunungkidul, dan Bantul. Untuk pengembangan olahan telur asin yang merupakan hasil ternak ini perlu memperhatikan a. Ketersediaan bahan pakan, b. Tradisi penduduk setempat, c. Dekat dengan daerah pemasaran. Dalam pemasaran telur biasanya ada pedagang penampung sehingga memudahkan para peternak memasarkan produk yang dihasilkan. Kelompok Peternak yang membuat usaha telur asin sebaiknya memanfaatkan limbah hasil pertanian untuk membuat telur asin dan menjadikanya sumber gizi dan bisnis baru yang prospektif. Diharapkan dengan pengembangan olahan telur asin ini dapat memberikan nilai tambah dari hasil olahan ternak untuk kesejahteraan peternak dan dapat lebih berkesinambungan dan berkelanjutan didalam usahanya. (Sumber: data Litbang, data diolah hero13)

No comments: