Monday, October 1, 2012

Pengolahan Minyak Cengkeh dalam Pengembangan Potensi Usaha



Pasar komoditi minyak atsiri ini masih terbuka luas baik di dalam maupun luar negeri. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa hanya sebagian kecil jenis minyak atsiri yang telah diproduksi di Indonesia. Permintaan minyak atsiri ini pun diperkirakan terus meningkat dengan bertambahnya populasi penduduk dunia. Cengkeh (Syzygium aromaticum, syn.Eugenia aromaticum) dapat diolah jugas sebagai minyak cengkeh. Minyak cengkeh merupakan minyak atsiri yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Banyak zat terkandung dalam minyak cengkeh yaitu antibiotik, anti-virus, anti-jamur dan memiliki khasiat sebagai antiseptik. Adapun cara penggunaan minyak cengkeh agar bermanfaat bagi kesehatan, seperti dikutip dari eHow, Rabu yaitu: 1. Minyak cengkeh bermanfaat untuk memperbaiki kondisi pernapasan. bagi orang yang menderita pilek, hidung tersumbat, infeksi virus, asma, TBC atau bronchitis bisa menggunakan minyak cengkeh. Minumlah campuran 10-15 tetes minyak cengkeh dalam segelas air matang. Ini juga efektif untuk mengatasi gejala sakit tenggorokan. 2. Minyak cengkeh bisa mengobati sakit gigi. Zat eugenol yang terkandung dalam minyak cengkeh bisa menjadi pembunuh rasa sakit sekaligus bakteri dan jamur secara alami. Teteskan minyak cengkeh dan minyak zaitun ke bola kapas, lalu tempelkan pada gigi yang berlubang atau sakit. Teknik ini juga bisa mengurangi peradangan. 3. Minyak cengkeh untuk mengurangi nyeri otot dan sendi. Di dalam minyak cengkeh terdapat kalsium, minyak omega 3 dan zat besi yang semuanya dapat berkontribusi dalam menguatkan sendi dan tulang di tubuh. 4. Minyak cengkeh untuk merawat kondisi kulit. Minyak cengkeh bisa digunakan secara alami untuk menyembuhkan kulit, mengobati bekas gigitan serangga dan mengurangi kemungkinan infeksi.
Kegunaan lain Cengkeh juga dapat digunakan untuk meringankan gejala yang sangat tidak nyaman dalam sistem pencernaan, termasuk gas perut berlebih, masalah seperti kolik, dan kembung di daerah perut. Kejang otot bisa lega jika cengkeh digunakan sebagai salep topikal, pada saat yang sama, aksi anti-spasmodik dari cengkeh juga membantu dalam pengentasan batuk dan masalah lainnya dari sistem pernapasan. Properti merangsang cengkeh telah membuatnya terkenal sebagai afrodisiak di barat serta di India. Cengkeh diyakini untuk membantu dalam merangsang tubuh serta pikiran dengan meningkatkan memori lesu. Dalam beberapa budaya Asia, wanita hendak masuk ke tenaga kerja kadang-kadang diberi cengkeh untuk mempersiapkan mereka untuk kerasnya dan tuntutan fisik dari kelahiran anak, diyakini bahwa kontraksi otot rahim selama persalinan diperkuat dan didorong oleh cengkeh. Untuk pasokan minyak cengkeh Indonesia ke pasar dunia cukup besar yaitu lebih dari 60 persen kebutuhan dunia, tetapi produksi sebesar itu tergantung dari keadaan musim. Walaupun kebutuhan akan minyak cengkeh tidak diunggulkan di tingkat pasar internasional, tetapi setidaknya peluang usaha untuk memproduksi minyak cengkeh juga memberikan keuntungan yang cukup besar. (Berbagai sumber terkait, materi artikel media, data diolah F. Hero K. Purba).

No comments: