Tuesday, January 17, 2012

Peluang Peningkatan Ekspor Minyak Atsiri Indonesia


Seperti yang kita ketahui bahwa Minyak atsiri digunakan secara luas pada parfum, kosmetik, perasa makanan dan minuman, dan juga pada produk pembersih rumah tangga. Destilasi untuk minyak atsiri dilakukan dengan cara menampung bahan baku yang berasal dari tanaman, seperti daun, kulit kayu, biji, dan akar, ke alat destilasi di atas air. Ketika air dipanaskan, uap air akan melewati bahan baku tersebut dan ikut menguapkan minyak atsiri. Uap minyak atsiri akan mengalami kondensasi kembali menjadi cairan dan ditampung di alat penampung. Produk minyak atsiri Indonesia untuk minyak nilam 800 ton per tahun, minyak kenanga 25 ton, akar wangi 30 ton, serai wangi 500 ton, pala 350 ton, sengkeh 2500 ton. Negara tujuan ekspor minyak atsiri Indonesia meliputi Eropa, AS, Australia, Afrika, Kanada dan negara-negara ASEAN. Ekspor produk minyak atsiri Indonesia selama ini masih dalam bentuk setengah jadi. Pada tahun 2008 nilai ekspor minyak atsiri kasar sebesar US$ 100 juta sedangkan untuk produk turunannya mencapai mencapai US$ 286,4 juta untuk produk parfum, kosmetik, toiletries. Untuk ekspor produk turunan atsiri, Indonesia cukup tinggi mencapai US$ 435,5 juta. Pelaku agrobisnis biofarmaka untuk lebih berupaya lagi didalam mewujudkan potensi biofarmaka menjadi salah satu penggerak pembangunan pertanian melalui mutu dan kontinuitas penyediaan bahan baku.

Ekspor minyak atsiri tahun ini ini sendiri masih lebih baik ketimbang tahun lalu. BPS mencatat, nilai ekspor minyak atsiri Januari-Agustus 2011 mencapai Rp 3,4 triliun, atau meningkat 31,27% dari periode sama tahun 2010 yang sebesar Rp 2,6 triliun. Dalam kesempatan ini peluang prospek bisnis tanaman berbasis biofarmaka masih memiliki peluang yang cerah untuk memenuhi potensi pasar. Sebagai dasar bahan konsumsi obat-obatan untuk pasokan pabrik obat/medicinal factory tentunya memerlukan jumlah untuk bahan baku yang cukup sesuai dengan mutu dan standardisasinya. Untuk itu diperlukan penanganan yang serius bagi petani ataupun pelaku usaha yang bergerak di bidang agrobisnis biofarmaka. Kesempatan ini tentunya yang mendasari untuk menjadi peluang pelaku usaha minyak atsiri didalam menentukan pasar produk tersebut. Tentunya dapat dilakukan kemitraan dengan petani atau pelaku usaha pelaku usaha minyak atsiri dengan kesepakatan yang jelas mengenai pasar, sehingga para petani dapat mengetahui pangsa pasar yang jelas dan keadaaan situasi pasar. Dengan demikian prospek dan peluang pasar domestik dan Internasional semakin terbuka lebar apabila keiinginan yang ingin dicapai dari atsiri Indonesia ini lebih diperhatikan sesuai dengan kebijakan dan strategi pasar yang mau berupaya didalam pengembangannya. (Sources: berbagai media terkait, data diolah Frans Hero K. Purba)

1 comment:

ETERIS NUSANTARA said...

Kami menjual minyak atsiri/ Essensial Oil murni tanpa campuran sebagai parfume, aroma terapi, dll. Tersedia:
Minyak Adas (Feuniculli Oil)
Minyak Akar Wangi (Vetiver Oil)
Minyak Akasia (Cassia Oil)
Minyak Anis (Anise Oil)
Minyak Bangle (Zingiber purpureum Oil)
Minyak Bergamot (Bergamot Oil)
Minyak Bulus
Minyak Bunga Cengkeh (Clove Bud Oil)
Minyak Bunga Matahari
Minyak Cendana Kupang (Kupang Sandalwood Oil)
Minyak Cendana Papua (Papua Sandalwood Armyris)
Minyak Citrus (Citrus Oil)
Minyak Coklat (Cacao Oil)
Minyak Daun Cengkeh (Clove Leaf Oil)
Minyak Daun Jeruk Purut (Kaffir Lime Oil)
Minyak Dlingu (Calamus Oil)
Minyak Eucaliptus
Minyak Floral (Floral Oil)
Minyak Gagang Cengkeh (Clove Stem Oil)
Minyak Gandapura (Wintergreen Oil)
Minyak Gingseng
Minyak Habatussadah
Minyak Jahe (Fresh Ginger Oil)
Minyak Jarak (Castor Oil/ Oleum Ricini)
Minyak Jeruk Lemon
Minyak Jeruk Nipis
Minyak Jeruk Orange
Minyak Jinten (Black Cummin Oil)
Minyak Jojoba
Minyak Kamboja (Frangipani Oil)
Minyak Kanthil (Magnolia Oil)
Minyak Kapulaga (Cardamom Oil)
Minyak Kayu Manis (Cinnamon Oil)
Minyak Kayu Putih (Cajupot Oil
Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil)
Minyak Kemangi Eropa (Sweet Basil Oil)
Minyak Kemangi Hutan (Shrubby basil Oil)
Minyak Kemangi Sayur (Basil Oil)
Minyak Kemiri
Minyak Kemukus (Cubeb Oil)
Minyak Kenanga (Cananga Oil)
Minyak Kencur (Caemferia Galanga Oil)
Minyak Ketumbar (Coriander Oil)
Minyak Kilemo (Litsea Cubeba Oil)
Minyak Kopi (Coffee Oil)
Minyak Krangean Cubeb Linea Oil)
Minyak Kunyit (Turmeric Ol)
Minyak Kunyit Putih (Caferia Rotunda Oil)
Minyak Lada Hitam (Black Pepper Oil)
Minyak Lavender (Lavender Oil)
Minyak Lengkuas (Alpina Galanga Oil)
Minyak Lily (Lily Oil)
Minyak Massoi (Massoi Bark Oil)
Minyak Mawar (Rose Oil)
Minyak Melati (Jasmine Oil)
Minyak Mint (Peppermint Oil)
Minyak Nilam (Patchaoli Oil)
Minyak Pala (Nutmerg Oil)
Minyak Panili (Vanili Oil)
Minyak Pini
Minyak Sedap Malam (Tuberose Oil)
Minyak Selasih (Ocinum bas. grasst. Oil)
Minyak Sereh Dapur (Lemongrass Oil)
Minyak Sereh Wangi (Citronella Oil)
Minyak Sirih (Piper Betle Oil)
Minyak Strawbery (Strawberry Oil)
Minyak Tea Tree (Tea Tree Oil)
Minyak Temu Ireng (Curcuma Aeroginosa Oil)
Minyak Temu mangga (Curcuma Mangga Oil)
Minyak Temulawak (Curcuma Xanthoriza Oil)
Minyak The hijau (Green Tea Oil)
Minyak Wijen (Sesame Oil)
Minyak Ylang-Ylang (Ylang-Ylang Oil)
Minyak Zaitun (Olive Oil)
Minyak Zodia (Zodia Oil)
Sweet Orange Oil
Oleoresin Bawang Putih
Oleoresin Cabe
Oleoresin Jahe
Oleoresin Daun Kemangi
Oleoresin Kunyit
Oleoresin Daun Kumis Kucing
Oleoresin Daun Mimba
Oleoresin Daun sambiloto
Oleoresin Daun Seledri
Oleoresin Daun Sirsak
Oleoresin Daun Tempuyung
Oleoresin Sirih Hijau
Oleoresin Sirih Merah
Oleoresin Temu Lawak
Dll (Sesuai Pesanan)
www.eterisnusantara.co.id
eterisnusantara@yahoo.com
02743009181
085729611636 (Mobile)
CS: 9246001 (Hanya Melalui SMS)
Kami online selama 24 jam 7 hari seminggu