Friday, September 17, 2010

Persaingan Kompetisi Global Pasar Internasional dalam Memenangkan Peluang Pasar

Persaingan dalam tantangan global, khususnya menghadapi persaingan pasar bebas yang datang dari Amerika Serikat dan Republik Rakyat China sebagai pelaku ekonomi-bisnis global, bisnis global adalah ibaratnya memasuki perang tanding. Para pelaku usaha / businessman dan manajer pemasaran dalam era globalisasi memasuki suatu era persaingan total. Mereka itu memasuki suatu era dimana memenangkan persaingan akan menjadi makin sulit dalam persaingan yang ketat. Kemampuan daya saing masyarakat dalam tuntutan globalisasi membuka peluang bagi dunia bisnis untuk tumbuh menjadi makin berkualitas dengan efisiensi dan tentunya kompetitif fungsi bisnis yang berkepentingan dalam menunjang adaptasi itu dengan lingkungan eksternal adalah pemasaran (marketing). Menurut Michael Porter dijelaskan satu konsep yang telah menjadi dikenal sebagai "lima model memaksa". Konsep ini melibatkan hubungan antara pesaing dalam industri, potensi pesaing, pemasok, pembeli dan alternatif solusi untuk masalah yang ditangani. Sementara setiap industri melibatkan semua faktor tersebut, kekuatan relasional yang berbeda-beda. Porter menjelaskan bahwa terdapat lima kekuatan yang menentukan industri menarik, dan jangka panjang industri profitabilitas. Ini lima "kompetitif memaksa" adalah:
- Ancaman masuk pesaing baru (baru)
- Ancaman pengganti
- Daya tawar dari pembeli
- Daya tawar dari pemasok
- Tingkat persaingan antara pesaing yang ada
Yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi daya saing kita adalah produktivitas dan efisiensi. Kita ketahui bawa tingkat produktivitas bangsa kita sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara pesaing kita. Rendahnya produktivitas menyebabkan kemapuan memproduksi barang yang sama kita memerlukan dana dan waktu yang lebih banyak. (Bob Widyahartono, data diolah oleh Frans Hero K. Purba, resources data materials). Pengembangan Bisnis dalam era globalisasi akan diselenggarakan oleh individu dalan kerjasama tim yang data membaurkan; 1. Keuletan bernegosiasi dengan wawasan (vision), 2. Kesabaran dengan kekerasan hati (tenacity) dan 3. Fleksibilitas dengan fokus.
Perekonomian global terbentuk oleh adanya dorongan berbagai
kekuatan, yang meliputi: 1 . Perubahan teknologi yang tercermin pada perubahan industri dari negara maju ke negara sedang berkembang. 2. Realokasi sumber-sumber dari industri yang padat karya dan modal tradisional ke industri yang padat teknologi dan keahlian (skill). 3. Tingkat inovasi yang semakin tinggi, menyangkut kecepatan, ketersediaan dan efektifitas biaya komunikasi internsional. 4. Adanya perekonomian global tersebut telah memunculkan pesaingpesaing dan pasar-pasar baru.
Dalam keunggulan kompetitif sering dimiliki perusahaan yang dapat memberikan pelanggannya dengan berbagai pilihan, seperti lini produk yang lebih luas ditambah produk yang dapat disesuaikan dengan penggunaan sendiri, dan dari segi kuantitas dapat memenuhi kebutuhan yang spesifik, bukannya sekedar untuk mendapatkan harga lebih murah. Fleksibilitas juga dapat ditunjukkan dengan adanya respons yang cepat dan periode hantar yang pendek.
Semua negara di dunia telah bersiap-siap menghadapi sebuah era yang membuat perbatasan negara tidak lagi mempunyai arti penting, terbukanya pasar dalam negeri bagi produk-produk asing dan serbuan budaya dari negara-negara pengekspor produk-produk itu. Menurut Anthony Giddens, Tidak semua negara memang siap menghadapi era ini, tetapi sebagaimana dikatakan oleh, entah baik atau buruk, kita didorong masuk ke dampaknya dapat dirasakan oleh kita semua. Oleh karena itu negara-negara yang ada ini didorong untuk berkompetisi dalam pasar bebas dan sebagaimana layaknya sebuah persaingan tentu ada yang jadi pecundang dan pemenang. (Berbagai Sumber tekait, Anthony Giddens articles, other resources, data diolah Frans Hero K. Purba)

Competition in International Markets Global for Winning Opportunities
Competition in global challenges, especially to face free market competition that comes from the United States and the People's Republic of China as an economic actor-global business, global business is the proverbial entered the duel. The perpetrators of the business / businessman and marketing managers in the era of globalization into an era of total competition. They were entering an era where winning the competition will become increasingly difficult in a tight competition. The ability of the community's competitiveness in the demands of globalization opens opportunities for businesses to grow into a more qualified and certainly competitive with the efficiency of business functions that were interested in supporting adaptation to the external environment is marketing (marketing). According to Michael Porter described a concept that has become known as the "five forces model". This concept involves a relationship between competitors within the industry, potential competitors, suppliers, buyers and alternative solutions to the problems addressed. While each industry involves all of these factors, the relational strengths vary. Porter explains that there are five forces that determine industry interest, and long-term industry profitability. These five "competitive forces" are:
- The threat of entry of new competitors (new)
- Threat of substitutes
- Bargaining power of buyers
- Bargaining power of suppliers
- The level of competition between existing competitors
Which became one of the factors that affect our competitiveness is productivity and efficiency. We know our people bring the level of productivity is very low compared with our competitor countries. The low productivity caused Traffic produce the same goods we need funding and more time. Business development in the era of globalization will be held by individuals in teamwork that confound data; 1. Tenacity negotiating with insight (vision), 2. Patience with the violent heart (tenacity) and 3. Flexibility to focus. The global economy is formed by the encouragement of
strengths, which include: 1. Changes in technology are reflected in changes in the industry from developed countries to developing countries. 2. Reallocation of resources from labor-intensive industries and the traditional capital-intensive industries to technology and expertise (skills). 3. An increasingly high level of innovation, involving speed, availability and cost effectiveness international communication. 4. The existence of the global economy has led to competitive and new markets.
In a competitive advantage are often owned by companies that can provide customers with various options, such as a broader product lines added products that can be customized with its own use, and in terms of quantity to meet the specific needs, rather than just to get a cheaper price. Flexibility also can be shown by the rapid response and short periods of conductivity. All countries in the world have been preparing for an era that makes national borders no longer has significance, opening domestic markets to foreign products and cultural invasion of the countries exporting the products. According to Anthony Giddens, Not all countries are prepared for this era, but as written, whether good or bad, we are thrust into the impact could be felt by us all. Therefore, there are countries that are encouraged to compete in the free market and as appropriate a competition so of course there are losers and winners.

1 comment:

SERA PURBA said...

Terima kasih bang postingannya, sangat bermanfaat.

-SERA PURBA DASUHA-