Thursday, March 28, 2013

Tantangan Komoditas Pertanian Dalam Pembangunan Pertanian Dimasa Mendatang



Tantangan dalam potensi dari pertanian  global yang terjadi saat ini dan di masa depan adalah semakin berkurangnya luasan lahan subur , menurunnya ketersediaan dan kualitas air untuk kegiatan pertanian , dan semakin sulitnya memprediksi dinamika perubahan iklim. Untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan secara berkelanjutan,  Penyedia pangan yang efektif dan efisien secara deduktif pertanian terpadu meningkatkan fektivitas dan efisiensi produksi yang berupa peningkatan produksi dan penurunan biaya produksi, Penyediaan pangan secara berkelanjutan, siklus dan keseimbangan nutrisi serta energi yang akan membentuk suatu ekosistem secara keseluruhan akan terjadi dalam pertanian terpadu, sehingga berkelanjutan produksi akan tercapai komoditas pangan tidak boleh bertumpu pada ketersediaan pangan dari luar, tetapi harus bertumpu pada ketersediaan pangan dari dalam negeri, tidak boleh bertumpu pada Multi Nasional Coorporate. Investasi memang diperlukan untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya peningkatan produksi pangan nasional harus dapat dimanfaatkan agar petani mampu memperoleh peningkatan pendapatan dan kesejahteraannya. (Sources: Berbagai sumber media terkait, data diolah F. Hero K. Purba).
Dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan dan komoditas pertanian lainnya seiring dengan laju pertumbuhan penduduk , hampir tidak mungkin dapat dicapai hanya dengan upaya peningkatan produktivitas. Strategi yang dapat meningkatkan  untuk meningkatkan harga jual  komoditas pertanian ditingkat petani yaitu dengan cara Pertama dengan cara memotong rantai pemasaran, karena dengan terputusnya rantai pemasaran akan menaikan harga ditingkat petani.  Kedua dengan memberikan informasi yang memadai tentang harga pasar kepada petani. Sampai hari ini masih banyak para petani di daerah terpencil yang minim pengetahuan dan kemampuan dalam menganalisa pasar. Ketiga dengan menggunakan pengaturan pola budidaya agar komoditas pertanian tidak berbuah tergantung musim. Skenario untuk kebutuhan pangan dan upaya pencapaiannya mendatang akan mendorong peningkatan produksi dan riset untuk mencapainya. Skenario itu juga sekaligus untuk menjawab kecemasan akan terjadinya kekurangan pangan di masa depan.
Berbagai permasalahan di sektor pertanian, seperti peningkatan kebutuhan baku berbasis perkebunan, swasembada pangan, kepemilikan lahan, arah pengembangan bioteknologi, dan problem pertanian di negeri ini, memerlukan kecerdikan untuk menghadapi masalah-masalah itu. Keberanian membuat keputusan pengaturan impor bahan pangan Pertanian dengan mempertimbang segala aspek dan dampak dalam mengatasi masalah dan tantangan di masa mendatang.

No comments: